fah@uinsgd.ac.id (022) 6370 0715
  • Kontak
  • Pusat Studi Islam Sunda
Profil FAH

Jadilah Mahasiswa Hebat di Era Revolusi Industri!

fah.uinsgd.ac.id– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof Dr H Mahmud, M.Si mengakui bahwa era industri 4.0 maupun era society 5.0, membawa dampak secara fundamental terhadap kehidupan. Hal itu dapat mendorong kebijakannya agar teknologi digital menjadi basis pembelajaran di kampusnya.

Rektor menyatakan hal itu saat membuka Studium Generale Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), di Aula Anwar Musaddad, Kamis (15/12/2022). Acara yang bertemakan “Character Building To Be the Better Dreamer” itu dihadiri oleh pimpinan FAH dan diikuti oleh 700 mahasiswa semester I.

Rektor Prof Mahmud sedikit pun tidak khawatir apalagi gentar menghadapi revolusi industri ini. Alasannya, selain akan mendatangkan berbagai peluang yang bagus, juga menjadi tantangan bagi mahasiswa, agar serius menyiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif, dan inovatif.

Prof Mahmud berpesan, agar mahasiswa tetap optimis, jangan pesimis apalagi berpangku tangan dalam menghadapi era ini. “Lakukan berbagai ikhtiar agar tetap eksis di era revolusi industri. Jadilah mahasiswa hebat. Jangan mempedulikan kuliah di jurusan apa, yang penting tingkatkan kualitas diri dan kompetensi serta skill kalian,” pesan Rektor.

Hal penting lainnya, lanjut Rektor, mahasiswa harus menanamkan rasa percaya diri sejak dini. Mahasiswa hebat adalah yang memiliki rasa percaya diri tinggi. Ini sangat penting dimiliki, agar masa depan dan kesuksesan dapat diraih.

Dalam sambutannya, Dekan FAH Dr H Setia Gumilar, M.Si menjelaskan bahwa pada era sekarang semua orang bisa mengakses pendidikan, kapanpun dan dimanapun, selama bisa online ke internet. Karena, internet sudah berfungsi sebagai ruang yang sangat luas, tidak seperti ruang kelas yang sempit dan konvensional.

“Lambat laun orang merasa tidak butuh lagi ruangan kelas atau lembaga pendidikan secara fisik, karena menganggap belajar melalui internet lebih cepat dan lebih lengkap,” katanya.

Perubahan secara radikal dimulai sejak masa Pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Kehadiran  secara fisik di ruang kelas menjadi tidak berarti, karena belajar bisa melalui internet. Pengelola pendidikan akhirnya mengubah kebijakan menjadi lebih fleksibel, belajar bisa dilaksanakan secara online.

Dosen dan mahasiswa, kata Dekan, punya agenda bersama, menerima tanggung jawab baru, dan lebih otonom. “Yang harus kita pikirkan, bagaimana kelas virtual sesuai kebutuhan dan tingkat kemampuan setiap mahasiswa. “Peru juga dipikirkan fasilitas yang memadai untuk akses internetnya, berikut inovasi media pembelajaran yang efektif dan efisien bagi mahasiswa,” jelasnya.[nanang sungkawa]

Related Posts

Leave a Reply

Department Contact Info

School Of Law

1810 Campus Way NE
Bothell, WA 98011-8246

+1-2345-5432-45
bsba@kuuniver.edu

Mon – Fri 9:00A.M. – 5:00P.M.

Social Info

Student Resources