fah@uinsgd.ac.id (022) 6370 0715
  • Kontak
  • Pusat Studi Islam Sunda
Profil FAH

FAH Optimalkan Penataan Layanan Akademik

fah.uinsgd.ac.id– Wakil Dekan II Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN SGD Bandung  Dr H Dedi Supriadi, M.Ag, M.Hum kembali mengingatkan para Tenaga Kependidikan (Tendik) tentang hakikat pelayanan akademik, sebuah pelayanan prima kepada mahasiswa dan dosen. Tendik sebagai sumber daya manusia yang terampil dan profesional, dalam tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat akademis (khodimul ummah).

“Kita pertegas visi unggul dan kompetitif Fakultas Adab dan Humaniora. Jangan sekadar jargon atau slogan, tetapi benar-benar diwujudkan,” ujar Dr Dedi saat memberikan tausiah briefing pagi para Tenaga Kependidikan FAH, Rabu (13/01/2022).

Briefing rutin setiap pagi itu dihadiri Koordinator Bidang Administrasi dan Ketatausahaan FAH, Hj Ati Rahmawati, M.Ag; diikuti oleh para staf PNS, tenaga tendik BLU, dosen BLU, CPNS, dan office Boy.

Dr Dedi terus menggali berbagai problematik kampus, untuk dijadikan bahan evaluasi dalam penataan pelayanan akademik agar lebih optimal. “Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan kualitas Tendik, agar mampu mengelola manajemen dan pelayanan administrasi secara prima,” katanya.

Penyelenggaraan administrasi FAH sudah berjalan dengan baik, walaupun perlu terus dioptimalkan dengan cara meminimalisasi hambatan atau kendala. Lalu meningkatkan komponen penting pelayanan akademis antara lain sumber daya manusia, sarana prasarana, sistem informasi manajemen, dan alur pelayanan.

“Ruang pelayanan, sarana maupun prasarananya, sudah kami renovasi dan tata dengan baik, rapi, dan nyaman. Mudah-mudah pelayanan akademik pun menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Dr Dedi.

Tenaga kependidikan/administrasi pun harus menyenangkan, kreatif, dan dialogis. Pelayanan bukan hanya berbentuk penyediaan fisik, barang, atau jasa, melainkan juga bersifat pemberian informasi, sosialisasi, dan konsultasi untuk kepuasan mahasiswa.

“Senyum saja, bagi Tendik sudah berarti pelayanan prima, karena akan tercipta kepuasan bagi penerima layanan dan bisa menjaga nama baik FAH di mata masyarakat,” kata Dr Dedi. [nanang sungkawa]

Related Posts

Leave a Reply